IBU….
January 13th, 2009Posted in Uncategorized
1 Comment
desember08, dzulhijjah 1429
IBU….
sebelum ku di lahirkan di dunia
ada sesosok makhluk yang mau membantu dan menampungku
ia rela memperhatikan dan mempersiapkan diriku ke dunia
padahal kutahu tubuhnya terbebani dan menderita
tapi ia rela dan penuh bahagia…
padahal aku tidak bisa memberikan apa-apa padanya…
saat di jembatan menuju dunia
ia begitu berusaha..
agar aku lahir sempurna
padahal ia begitu menderita
dan bisa saja ajal menjemputnya
padahal aku tidak bisa memberikan apa-apa padanya….
begitu lahir di dunia
kau pun rawat dan bimbing aku
kau paksa dirimu dengan segala yang ada
agar aku sehat dan selamat
dapat besiap untuk kehidupan dunia
padahal aku tidak bisa memberikan apa-apa padanya….
terkadang…
ku berikan padamu kekecewaan
kuberikan padamu kekesalan
kuberikan padamu pembangkangan
kuberikan padamu penipuan
kuberikan padamu pengkhianatan
kuberikan padamu penderitaan
tapi kau..
tetap menyanyagi ku..
kau tak menuntutku
padahal ku selalu menuntutmu
kau selalu memberi padaku
padahal aku selalu meminta padamu
betapa tak tahu diri dan hinanya diriku…
kau, seorang hamba, yang dapat meneladani SANG ARRAHMAN & ARRAHIM,
ALGHOFFAR AlGhofur,Ar Rozzaq, kepada anak-anakmu
semoga ALLOH selalu menyayangimu dan mengampunkan semuadosamu
ketegaran dan ketenangan jiwa diberikan padamu,
ku ingin segera berlari padamu..
memandang wajahmu yang penuh kelembutan dan kasih sayang
kuingin bersimpuh dan meminta maaf padamu
kau selalu merawatku,
namun aku…meluangkan waktu khusus untukmu
mendengarkan keluhkesahmu
bercanda denganmu..
membuat wajahmu senyum, dan tertawa
terkadang aku tak mampu
oh…
Ya Alloh, jangan jadikan diriku
anak yang tak berbakti,
yang tak tahu balas budi
bimbing aku…
jangan biarkan ia lepas dari setiap doaku
ku belajar kelembutan darimu
untuk melunakkan kekerasan dalam diriku
kubelajar ketegaran darimu
akupun belajar menjadi kuat darimu
aku belajar kasih sayang
ilmu tuk menyayangi dan memahami istriku kelak
anak-anakku kelak..
ku belajar merasa
ku belajar menjadi
oh ibu…
cintamu padaku terlalu luas
tulangmu yang mulai rapuh,
kerut diwajahmu
peluh keringatmu
rasa lapar di perutmu
airmatamu
banyak dikarenakan aku
engkaulah wanita yang paling aku cintai
di dunia ini
meski aku
belum dapat menunjukkan cintaku padamu
dalam bahasa yang dimengerti olehmu
dalam setiap sikap dan tingkahlakuku
oh ibu…
kutakkan bisa balas jasa-jasamu
yang seluas samudra biru
ingin rasanya jika kau bertemu aku
senyum indah diwajahmu selalu besertamu
kutahu kebahagiaanmu
adalah ketika anakmu bahagia..
Wahai ibu..
kutahu bahwa kebahagiaan hakiki
adalah ketika bahagia di akhirat nanti
bukanlah harta atau lainnya yang tak bisa dibawa mati
maka aku pun kan berusaha memahami dan mengamalkan agama ini
dan terus istoqomah meski godaan dan cobaan akan merintangi
karena itulah jalan menuju kebahagiaan sejati nan abadi
kumohon restu dan ridhomu
serta doamu
sholeh harus kuraih
SYAHID harus kuraih
agar ku bisa terus mendoakanmu
agarku bisa memohon pada ALLOH Subhaanahu Wa ta’ala
agar di dunia dan di kehidupan abadi
kau tak menderita
dan langsung masuk syurga …
ingin kuberikan padamu kebahagiaan yang hakiki..
dan abadi…
amin….
ibuuuuuuuuu…………………..
m.umar Abdul Haadi
drhp87@gmail.com




bberpa gambar di sini tidak bisa ditampilkan, karena linkny dikacaukan